Senin, 09 Desember 2013

Unjuk Gigi Bank Syariah dalam AEC 2015 (1)

Tak lama lagi ASEAN akan menghadapi kawasan industri bebas, atau yang kita kenal dengan nama ASEAN Economic Comunity. Berbagai perdebatanpun  mulai bermunculan terkait keputusan Indonesia yang mengajukan percepatan AEC dari yang semula  direncanakan akan berlangsung pada tahun 2020 kemudian dipercepat menjadi tahun 2015 mendatang.
            Namun bagaimanapun juga nasi telah berubah menjadi bubur, siap tidak siap indonesia tetap harus menghadapi AEC tersebut, jika indonesia tidak segera berbenah dalam menyambut AEC tadi, maka kemungkinan besar pasar indonesia akan dikuasai oleh negara ASEAN lainnya, namun jika indonesia sanggup berbenah dan siap menyambut AEC tadi, maka bukan tidak mungkin Indonesia bisa menguasai industri di pasar ASEAN ini.
            Sebenarnya Indonesia berpotensi besar dalam menghadapi AEC tadi, terutama dalam industri keuangan syariah.  Bagaimana tidak, hampir total masyarakat  indonesia didominasi oleh masyarakat beragama Islam, sehingga dimungkinkan penguatan sektor keuangan syariah akan sangat diharapkan dalam penguatan iklim ekonomi Indonesia.
            Namun jika kita melihat market share lembaga keuangan syariah yang sangat populer ditengah masyarakat yaitu industri perbankan syariah yang hanya mencapa 4,4% dari total aset perbankan di indonesia, menunjukan bahwa sektor perbankan syariah sendiri masih belum diterima sepenuhnya oleh masyarakat indonesia yang mayoritas muslim tersebut.
Padahal jika kita melihat sejarah perjalanan perbankan syariah indonesia terutama pada saat terjadi  krisis yang sangat besar yang melanda indonesia, dimana saat itu perbankan syariah tetap tegak dan berhasil melalui masa-masa krisis tersebut tanpa harus melakukan  merger seperti bank-bank lain. Seharusnya hal ini bisa menjadi acuan bagi pemerintah untuk menjadikan perbankan syariah sebagai solusi terkait berbagai permasalahan perekonomian indonesia, khususnya dalam menyambut AEC 2015 tadi.

Semoga perbankan syariah bisa berkembang lebih pesat lagi, mengingat AEC tinggal menunggu satu tahun lagi. Kerena mengingat indonesia memiliki potensi yang sangat bear dalam menghadapi industri pasar bebas ASEAN tahun 2015 nanti,

0 komentar:

Posting Komentar

 

About Me

Followers

Copyright © 2010 Enterpreuneur Islam Sukses

Template By Nano Yulianto